Cara Kerja Mesin 2 Tak Pada Motor
Kamus Otomotif

10 Cara Kerja Mesin 2 Tak Pada Motor Yang Benar

Cara Kerja Mesin 2 Tak – yang Harus Diketahui-Mesin 2 tak adalah mesin pembakaran bagian dalam yang dalam sekali putaran siklus pembakaran dapat terjadi dua langkah piston. Mesin 2 tak banyak digunakan pada mesin diesel, mesin kendaraan berat, mesin kendaraan dengan kecepatan rendah seperti kapal pesiar, dan lain sebagainya.

Kendaraan yang menggunakan mesin 2 tak memiliki karakteristik bahan bakar yang boros dan gas bekas pembakaran kotor sehingga cukup mengganggu saat digunakan dalam berkendara di tempat umum. Mesin 2 tak memiliki konstruksi yang sederhana, sehingga harganya lebih terjangkau apabila dibandingkan mesin 4 tak. Selain itu, mesin 2 tak yang memiliki konstruksi sederhana dapat memudahkan Anda dalam proses perawatan mesin.

Meskipun motor baru dengan mesin 2 tak sudah sangat jarang di produksi bahkan mungkin tidak ada lagi namun justru komunitas motor-motor tua dengan mesin 2 tak. Berikut OTOMOTIFA.COM akan memberikan informasi lengkap menggenai cara kerja mesin 2 tak pada motor yang benar

Mesin 2 tak merupakan salah satu mesin yang memiliki komponen cukup sederhana, karena hanya sedikit bagian yang bergerak. Bagian yang bergerak pada mesin 2 tak antara lain piston, poros engkol, dan lain sebagainya. Berbeda dengan mesin 4 tak, mesin 2 tak menggunakan membrane yang letaknya berada setelah karburator. Berikut cara kerja mesin 2 tak yang harus dipahami.

Cara Kerja Mesin 2 Tak Sepeda Motor

Cara Kerja Mesin 2 Tak Sepeda Motor

1. Langkah Hisap

Cara kerja mesin yang pertama yaitu langkah hisap. Pada langkah hisap ini, piston akan terus mengkompresi gas yang berada di dalam ruang bakar hingga sampai ke Titik Mati Atas (TMA). Sebelum piston sampai ke Titik Mati Atas (TMA), busi akan menyala untuk membakar gas yang berada di dalam ruang bakar. Waktu nyala busi terjadi sebelum piston sampai ke Titik Mati Atas (TMA).

Busi yang menyala sebelum piston sampai ke Titik Mati Atas (TMA) bertujuan agar puncak tekanan akibat pembakaran yang berada di dalam ruang bakar dapat terjadi saat piston bergerak dari Titik Mati Atas (TMA) ke Titik Mati Bawah (TMB). Hal ini terjadi karena dibutuhkan waktu dalam proses pembakaran untuk membuat gas terbakar secara sempurna.

2. Langkah Buang

Cara kerja mesin 2 tak selanjutnya yaitu langkah buang. Pada langkah buang ini, piston akan menekan ruang bilas dan pada saat yang sama bergerak dari Titik Mati Atas (TMA) ke Titik Mati Bawah (TMB). Semakin jauh piston meninggalkan Titik Mati Atas (TMA) menuju ke Titik Mati Bawah (TMB), maka akan tekanan yang berada di ruang bilas juga semakin meningkat.

Proses langkah buang selanjutnya yaitu pada salah satu titik, ring piston akan melalui lubang pembuangan dan lubang masuknya gas. Posisi setiap lubang bergantung desain mesin yang digunakan, biasanya ring piston akan melewati lubang pembuangan terlebih dahulu sebelum lubang masuknya gas.

Selanjutnya saat ring piston pada langkah buang ini melalui lubang pembuangan gas yang berada di dalam ruang bakar, maka gas di dalamnya juga akan keluar melalui lubang pembuangan. Setelah melalui lubang pembuangan, ring piston akan melalui lubang masuk, sehingga gas yang berada di dalam ruang bilas akan terpompa masuk ke dalam ruang bakar.

Gas yang terpompa masuk ke dalam ruang bakar ini juga akan mendorong keluar gas menuju ke lubang pembuangan. Piston akan terus bergerak menekan ruang bilas hingga menuju Titik Mati Bawah (TMB). Piston akan menekan ruang bilas dan dalam waktu yang sama piston dapat memompa gas yang terdapat di ruang bilas selanjutnya menuju ke ruang bakar.

3. Kelebihan Penggunaan Mesin 2 Tak

Terdapat 4 kelebihan penggunaan cara kerja mesin 2 tak yang harus dipahami, antara lain proses pembakaran yang terjadi setiap satu putaran dapat membuat putaran poros engkol yang lebih rata dan halus. Kelebihan selanjutnya yaitu komponen suku cadang dari kendaraan yang menggunakan mesin 2 tak relatif lebih murah.

Kelebihan mesin 2 tak selanjutnya yaitu putaran mesin lebih kecil, sehingga membuat gerakan yang dihasilkan menjadi lebih halus namun dengan kualitas tenaga yang lebih besar. Selain itu, mesin kendaraan 2 tak memiliki tenaga yang lebih besar apabila dibandingkan dengan mesin kendaraan 4 tak.

4. Kekurangan Mesin 2 Tak

Selain kelebihan, mesin 2 tak memiliki 4 kekurangan, antara lain jarak jarak perputaran mesin yang cenderung lebih pendek sehingga membuat tekanan gas buang menjadi lebih tinggi. Kekurangan selanjutnya yaitu adanya lubang buang yang terdapat pada salah satu komponen dapat membuat mesin lebih panas.

Kekurangan mesin 2 tak selanjutnya yaitu tenaga yang sulit didapatkan pada putaran rendah. Terakhir yaitu mesin 2 tak selalu menggunakan oli samping dan bensin campuran sebagai bahan bakarnya sehingga menghasilkan emisi gas buang yang cukup tinggi sehingga sangat mengganggu apabila digunakan di jalan umum.

Mesin 2 tak merupakan mesin yang memiliki komponen dan proses pembakaran yang sederhana apabila dibandingkan dengan mesin 4 tak. Saat ini cara kerja mesin 2 tak banyak digunakan pada berbagai mesin salah satunya mesin kendaraan berat. Dahulu mesin 2 tak juga biasa digunakan pada mesin kendaraan motor, namun saat ini mesin ini jarang ditemui pada motor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *